Tanah LOt Bali Indonesia!!!!!!!!

Selasa, 30 Maret 2010

Tanah Lot merupakan obyek wisata yang sangat terkenal, hampir setiap wisatawan yang liburan ke Bali pasti menyempatkan diri menikmati obyek wisata ini. Tanah Lot terletak di desa Beraban, kecamatan Kediri, kabupaten Tabanan, di barat daya pulau Bali, kira-kira 30 menit dari Kuta. Di Tanah Lot terdapat dua pura, Pura Tanah Lot yang terletak diatas sebuah batu karang besar yang berada di tengah pantai. Di sebelahnya terdapat satu pura lagi yang terletak diatas tebing yang menjorok ke laut (mirip pura Uluwatu). Pura Tanah Lot termasuk pura Sad Kahyangan yaitu pura-pura yang menjadi sendi untuk menjaga keasrian dan keselamatan pulau Bali.

Menurut legenda, pura Tanah Lot dibangun oleh seorang Brahmana suci yang bernama Danghyang Nirartha atau disebut juga Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh atau Danghyang Dwijendra pada abad ke 16, beliau datang ke Bali untuk menyebarkan dan menguatkan ajaran agama Hindu. Danghyang Nirartha juga meninggalkan selendangnya yang menjadi sebuah ular penjaga pura Tanah Lot. Ular ini masih ada sampai sekarang dan dipercaya dapat memberikan keselamatan dan mengabulkan doa orang yang menyentuhnya. Selain pura Tanah Lot, ada beberapa pura Sad Kahyangan lain yang dibangun oleh Danghyang Nirartha selama pengembaraannya di Bali, misalnya Pura Petitenget, Pura Uluwatu dan lainnya. Dipercaya Danghyang Nirartha akhirnya “Moksa” (meninggal tanpa jasad) di Pura Uluwatu.

Selain terdapat ular yang hingga saat ini masih menjadi kepercayaan penduduk setempat, hal fenomenal lainnya adalah terdapat sumber air tawar di sisi utara Pura Tanah Lot padahal Pura ini terletak di atas pantai. Air suci ini disebut Tirta Pabersihan, banyak umat dan pengunjung yang menggunakan air ini untuk penyucian secara niskala.

Tanah Lot terkenal dengan pemandangannya yang indah, bila cuaca baik, kita dapat melihat matahari tenggelam (sunset) yang sangat indah, ketika sang Surya tenggelam di kaki cakrawala, sungguh pemandangan yang dapat membuat mata berhenti berkedip. Dijalan menuju pantai Tanah Lot banyak dijumpai penunjang pariwisata seperti hotel, restaurant, art shop, dan lainnya. Waktu yang baik untuk berkunjung kesana adalah pukul 16:00, jadi kita dapat melihat-lihat pemandangan dengan tebing yang curam, pura Tanah Lot yang mengagumkan, dan pemandangan pantai sambil menunggu sunset. Pada bulan-bulan ini, sunset biasanya terjadi sekitar pukul 18:30.

Seperti pura lainnya, pura Tanah Lot juga memiliki odalan (hari raya) yang dirayakan setiap 210 hari sekali, yaitu setiap “Buda Cemeng Langkir”, berdekatan dengan hari raya Galungan dan Kuningan. Pada saat odalan, seluruh umat Hindu dari segala penjuru Bali akan datang untuk bersembahyang, begitu juga wisatawan akan banyak yang datang untuk menyaksikan upacara dan keindahan Tanah Lot, akan tetapi wisatawan tidak diijinkan untuk memasuki bagian utama (“Utama Mandala”) pura Tanah Lot, kecuali yang masuk untuk bersembahyang. Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga kesucian pura Tanah Lot. sumber :http://ankerzone.wordpress.com/2007/02/21/tanah-lot/

Wayang Golek West Java Indonesia

Jumat, 12 Maret 2010

Banyak orang beranggapan bahwa seni wayang berasal dari Negeri India. Padahal menurut R.Gunawan Djajakusumah dalam bukunya Pengenalan Wayang Golek Purwa di Jawa Barat, hal itu tidak benar. Menurutnya, wayang adalah kebudayaan asli Indonesia (khususnya di Pulau Jawa).

Perkataan wayang berasal dari Wad an Hyang, artinya leluhur,tapi ada juga yang berpendapat yaitu dari kata bayangan. Adapun yang berpendapat bahwa wayang berasal dari negri India mungkin melihat dari asal ceritanya yaitu mengambil dari cerita Ramayana dan Mahabrata (berasal dari Kitab Suci Hindu). Tetapi selanjutnya cerita-cerita itu diubah dan direkayasa disesuaikan dengan kebudayaan di Jawa.

Di Jawa Barat seni wayang dinamakan Wayang Golek. Artinya, menjalankan seni wayang dengan menggunakan boneka terbuat dari kayu hampir menyerupai muka dan tubuh sosok manusia gambaran wayang. Ada empat macam figure pada wayang golek, yaitu; figure Rahwana ( goleknya memakai makuta dengan model sekar kluwih dan ukirannya menyerupai ukiran jaman Kerajaan Pajajaran dan Mataram dengan keturunannya yaitu; Suyudana dan Dursasana); figure Arjuna (menggambarkan sosok pejuang sejati yang tampan dan gagah berani ¿ bajunya memakai supit urang ¿ seangkatannya seperti ; Bima dan Gatotkaca); figure Garuda Mungkur (direka muka garuda dengan lidahnya keluar); figure Bineka Sari (seperti pohon cemara disusun ke atas seperti pada wayang Kresna, Baladewa, Arimbi, Rama dan Indra, figure Kuluk, asesoris bajunya memakai gambar garuda atau sumping seperti terdapat pada wayang Batara guru, Karna dan Kumbangkarna. Figur-figur wayang golek tersebut dibuat ada yang menggunakan patokan (ugaran) dan berdasarekan seni bakatnya sendiri (berdasarkan selera masing-masing). Pembuat wayang selama ini terdapat di daerah Bogor (selacau ¿ Batujajar) dan Cibiru ¿ Bandung.

Bagian-bagian seni wayang golek terdiri dari : Dalang (yang memainkan boneka ¿ golek berdasarkan ceritanya); goleknya itu sendiri (jumlahnya ratusan); nayaga ¿group atau orang yang memainkan gamelan, kendang, goong, rebab (alat musk gesek) dan juru kawih serta juru alok). SEmua bagian tersebut menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Satudengan lainnya bersinergi sesuai irama dan jalan ceritannya.

Pertunjukan wayang biasanya dilakukan pada saat adanya kenduri baik kawinan maupun hajatan sunatan, Agustusan atau karena hal tertentu (bisanya ini dinamakan ruwatan). Waktunya bisa semalam suntuk atau hanya beberapa jama saja. Isi ceritanya ada yang menganut prinsip galur (diambil secara utuh berdasarkan cerita Ramayana dan Mahabrata) dan ada yang menggunakan prinsip sempalan (mengambil bagian-bagian tertentu yang biasanya menarik penonton seperti; peperangan, dan dialog humor).

Pertujukan wayang yang menggunakan prinsip galur waktunya semalam suntuk sedangkan yang sempalan biasanya hanya satu sampai dua jam saja. Apalagi apabila pertunjukannya melalui media televise yang jamtayangnya sangat terbatas mungkin hanya 45 menit saja. Dalam kondisi masyarakat yang aktifitas socialnya tinggi dan menuntut waktu serba cepat, maka pertunjukan yang singkat tapi padat ceritanya dan dialog humornya menarik akan sangat diminati dibandingkan yang menggunakan jalan cerita prinsip galur ¿ dengan lama hingga waktu subuh. Bagi masyarakat dari golongan generasi tua dan fanatic terhadapprinsip galur wayang ia akan menyenangi jalan cerita aslinya walaupun ia dengar dan lihat berulang-ulang. Tapi, bagi generasi muda yang haus hiburan serba instant, maka cerita-cerita sempalan adalah paling disukai.

Berapa jumlah tokoh wayang yang juga sekaligus jumlah boneka wayangnya ? Jawabnya, bahwa menurut R.Gunawan Djajakusumah terdapat 623 tokoh wayang dan tidak semuanya terpangpang dalam satu pertunjukan.

Menurut pengamatan kami (redaksi) dalam satu pertunjukan biasanya menghadirkan antara 20 sampai 30 boneka wayang dan yang sering muncul kebanyakan figure-figur yang akrab di masyarakat seperti; arjuna, pandawa lima khsusnya siCepot gatotkaca, bima, rahwana, anggota pasukan Kurawa.
Jumlah dalang yang tercatat hingga tahun 2002 ini diperkirakan jumlahnya tidak melebih seratusan dan yang digemari masyarakat adalah seperti; Asep Sunarya, Ade Sunarya, Dede Amung. Dalang-dalang ini memiliki kamampuan teknis memainkan wayang yang tinggi, mampu melantunkan jalan ceritanya, sentilan humornya menarik dan komunikatif dengan penonton.

Taman Laut Bunaken at Manado-Indonesia!!!

Kamis, 04 Maret 2010

Kalau kita ke Manado, Sulawesi Utara, ada ungkapan terkenal yang menggambarkan ciri khas Manado yaitu 4 B. Kependekan dari Bubur Manado, Bunaken, Boulevard, dan Bibir Manado.

B yang pertama merujuk kepada makanan khas Manado yaitu Bubur Manado. Terbuat dari campuran nasi bubur, labu kuning, singkong rebus, irisan jagung, sayuran bayam, daun suraung, dan bumbu penyedap lainnya. Rasanya luar biasa nikmat. Bubur Manado yang nikmat dan terkenal di kota Manado terletak di Jalan Wakeke. Karenanya restoran yang menjual Bubur Manado tersebut selalu disebut Restoran Wakeke. Bubur Manado lebih enak jika dicicipi bersama Nikei, sejenis peyek yang terbuat dari gerusan ikan teri kecil-kecil, dan goreng ikan Cakalang Fufu. Selain itu bisa juga dinikmati dengan tahu goreng dan peyek jagung.

B yang kedua adalah Bunaken. Taman laut terkenal yang ditemukan oleh Pangeran Bernard. Keindahannya taman laut Bunaken menyamai keindahan karang laut di Great Barrier, Australia. Di laut Bunaken akan kita temukan salah satu jenis ikan purba yaitu ikan choelacant (ikan raja laut) yang hidup dikedalaman 80 meter. Ikan ini biasa dinamakan Selakan oleh masyarakat. Ikan jenis ini hanya hidup di dua tempat yaitu di Bunaken dan di laut Komoro, Afrika Barat Laut. Ikan ini ditemukan oleh Mark V. Erdmann. Mark pertama kali melihat ikan ini tertangkap jaring nelayan (karena biasa ditangkap nelayan lokal), setelah diteliti ternyata ikan yang tertangkap jaring nelayan itu merupakan salah satu jenis ikan purba yang langka dan dilindungi.

B yang ketiga adalah Boulevard. Merujuk kepada salah satu kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Kota Manado yang menjorok ke laut hasil reklamasi pantai. Di jalan Boulevard inilah banyak kita temukan mal-mal, hotel, restoran, dan kegiatan bisnis lainnya. Kawasan ini ramai dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai daerah di Sulut.

dan B yang terakhir adalah Bibir Manado. Ungkapan ini lebih merujuk kepada sikap masyarakat Manado dan Sulut baik laki-laki dan perempuan yang selalu murah senyum (keep smiling), supel (ekstrovet) dan ramah (hospitality). Coba saja anda bertanya kepada mereka, pasti akan dijawab dengan suka cita dan senang hati. Namun kadang-kadang, ungkapan B yang terakhir ini sering disalah artikan bahwa perempuan Manado itu 'gampangan'.

Ini kali kedua saya berkunjung ke Manado, setelah sebelumnya tahun 2005 lalu. Perubahan terasa nyata disepanjang kawasan Boulevard. Sebelumnya masih tampak sebagai kawasan reklamasi pantai, tapi sekarang sudah berubah menjadi kawasan bisnis baru dan ramai.

Kalau sebelumnya saya hanya mengunjungi Bunaken, tapi untuk yang sekarang saya menyempatkan diri untuk berkunjung juga ke Danau Tondano di Tomohon. Kawasan wisata pinggir danau yang terletak 30 km dari kota Manado. link:http://imannugraha.multiply.com/photos/album/53/Taman_Laut_Bunaken_Manado
gambar-gambar

bunaken-reefTaman Nasional Bunaken, adalah salah satu andalan kota Manado untuk menjadi kota pariwisata dunia pada 2010 karena Bunaken diakui sebagai salah satu taman laut papan atas sedunia. Secara administratif daerah Bunaken masih masuk dalam wilayah Manado







Indahnya-Bunaken


link :http://rampuun.wordpress.com/2009/02/19/taman-laut-bunaken/